Selasa, 18 Oktober 2011

Niat Baik Kudu Diimbangi Kewaspadaan

kadang niat tulus membantu bisa jadi bumerang bagi diri sendiri untuk lebih berhati-hati menentukan kepada siapa seharusnya itu diberikan. saya baru saja mengalami kejadian yang sukses bikin saya cegek #eh

saya punya rutinitas untuk menjemput adik saya seusai kuliah. tepatnya beberapa jam usai kuliah. kebanyakan nunggunya sih *curcol

#case 1
tempo hari saya jemput adik jam set 8-an malam lah kira-kira. mobil saya yang bawa, dalam keadaan capeek banget. mobil berhenti di lampu merah. tiba-tiba ada ibu-ibu menggedor kaca mobil nawari saya koran. sambil radak maksa gitu. pliss, malem-malem gitu bu, udah basi koran. saya beri tangan aja deh. berkali-kali gedor pun tetep saya beri tangan aja. terus tiba-tiba adik saya keluarin dompet, terus bilang "yawis, ta belinya aja mbak vir." saya sempat tercengang, beberapa detik. eh tapi pas mau buka kaca mobil, ibunya udah keburu pergi. yah, bu belum rejeki. dan saya sempat kepikiran sama kejadian itu lho untuk beberapa jam ke depan. kok saya tega banget ya, batin saya. terharu aja adik saya bisa dengan niat tulusnya mau nolong orang jual koran malem-malem, eh kakaknya kok kayaknya gak ada rasa ibanya gitu sama orang jualan tadi. salah satu sifat yang sukses bikin saya bangga sama adik saya, dibalik sifatnya yang kadang suka nyebelin saking manja dan malesnya.

oke, life goes on.

#case 2
kali ini dalam perjalanan jemput adik saya. kena stop di lampu merah di daerah gak jauh-jauh dari kampus. masih, dalam kondisi yang lagi capeeek banget habis ngampus. pas ngeliat jam, jarumnya nunjukkin pukul 6 petang. tiba-tiba ada ibu-ibu gedor kaca mobil (lagi) nawarin koran sambil memelas gitu. ga denger sih apa yang dia omongin dari luar, tapi kalo liat gerak mulutnya yang sambil memamerkan telunjuknya itu, dia bilang gini, "satu aja mbak, satuuuu aja mbak."
dan ingatlah saya kejadian pada hari sebelumnya di lampu merah sama adik saya. karena terinspirasi dari adik saya, saya pun membuka kaca mobil. ceritanya mau nunjukkin rasa iba, niat yang ikhlas gitu mau nolongin. "yaudah, beli satu bu. berapaan?" terus ibunya jawab, "empat ribu mbak." berhubung saya ga punya uang pas, saya keluarin uang lima ribuan. korannya dikasih, begitu saya kasih uangnya, langsung aja lho itu ibunya ngeluyur. ga makasih kek ga ngasih kembalian kek. saya langsung tercengang beberapa detik, dilanjut sama ngedumel sendiri di dalem mobil. ditolong malah ngelunjak. sialan.

#sampe rumah
saya cerita sama ibu tentang kejadian tadi. ibu bilang, "koran malem-malem dijual empat ribu mahal amat. 2500 udah syukur deh harusnya itu orang. makanya lain kali hati-hati. kalo orang kayak gitu, kalo dikasihani tambah ngelunjak." oh meen dobel ketipunya. lugu banget ya saya *ketap-ketip* tapi gak apa lah buat pelajaran aja biar lain kali lebih hati-hati lagi sama orang-orang yang kayak gitu. ya niat baik juga harus diimbangi sama kewaspadaan haha

Minggu, 16 Oktober 2011

he's the one who taught me how make this origami
it always bring me back ...
to someone who I used to spent my time with
to the moment we've spent together
and I guess my mind stuck with those memories
I just haven't met someone better as yet
HAPPY BELATED BIRTHDAY

Minggu, 02 Oktober 2011

kalau dilahirkan sebagai cowok, saya ingin menjadi cowok yang beralis tebal dan HIDUP! no matter what happen in life, tetep berasa jiwanya bebas gituh.
bebas seperti saat burung mengepakkan sayapnya, mencintai setiap apa yang dia hirup, gunung, pantai, sawah, tebing, gua, danau, laut. apa adanya. menyengat, kayak matahari, panasnya ga dibuat-buat, bener-bener panasss! mau ketawa ya ketawa aja. kayak awan yang menyegarkan dunia dengan hujannya. mau nangis, bodo. yang penting habis nangis legaaa.
tapi yang terpenting, takut sama Tuhan. ngg, susah ya tapi? ._. berasa perfect bgt udah kalo udah gitu.
THE WORLD IS IN YOUR GRASP :D

Minggu, 25 September 2011

Pada kenyataannya saya memang tidak berekspektasi apapun. Melalui media ini, murni hanya untuk berbagi rasa yang selama ini mungkin sudah terlalu sering meluap-luap. That's all! jangan berasumsi apapun. Kalaupun pada akhirnya indah, sangat amat bersyukurlah saya :)

Senin, 22 Agustus 2011

Si Pelaku Santai

hasil tes saya dari iseng-iseng mencoba di : http://www.ipersonic.net/id

Tipe Pelaku Santai adalah orang-orang yang ramah dan bahagia. Mereka menikmati kebersamaan dengan orang lain. Cerdas, pandai bicara, jenaka dan penuh pesona, mereka suka menjadi pusat perhatian. Mereka tidak suka sendiri. Semangat hidup mereka membuat orang lain merasa nyaman ditemani mereka dan membuat mereka cepat mengenal orang lain. Tipe Pelaku Santai menikmati saat-saat terbaik dari tiap kesempatan – banyak orang tipe ini berbakat membuat seluruh hidup mereka bagaikan suatu pesta besar. Kebosanan tidak akan terjadi jika ada mereka karena mereka sangat pandai menghanyutkan orang lain dengan antusiasme, suasana hati riang, dan optimisme mereka. 

Pemikiran abstrak dan filosofis mendalam mengenai arti kehidupan tidak terlalu menarik minat tipe Pelaku Santai. Mereka pragmatis, realistis, dan benar-benar hidup dalam kekinian. Dalam bekerja mereka juga lebih suka jika semuanya sudah siap sehingga mereka bisa menjalankan tekad mereka dengan sebaik-baiknya. Tidak masalah bagi mereka menangani beberapa tugas sekaligus dan mereka justru gemilang di saat genting! Kegiatan dari beragam bidang dengan banyak kontak sosial sangat tepat bagi mereka. Orang juga jarang menemukan mereka berdiam diri saat waktu senggang; karena sifat mereka yang terbuka dan penuh rasa ingin tahu, kebanyakan dari mereka memiliki banyak hobi dan minat. Mereka tidak takut akan hal-hal yang belum mereka ketahui: karena mereka luwes dan kreatif, dengan cepat mereka menyesuaikan diri dengan situasi-situasi baru dan memanfaatkannya dengan baik. Kadang-kadang mereka terlibat konflik dengan peraturan atau hirarki yang ketat, yang langsung membuat mereka merasa terpasung hingga berontak terhadapnya. 

Sebagai teman, tipe Pelaku Santai adalah orang-orang murah hati dan gemar menolong yang sangat mementingkan hubungan harmonis dan suasana yang mendukung. Sikap mudah bergaul mereka membuat mereka memiliki lingkaran besar pertemanan dan mereka suka jika rumah mereka dipenuhi beragam tipe tamu. Dengan senang hati mereka melarutkan diri pada suasana hati dan minat mereka yang spontan ke dalam satu atau dua hal penting saja. Ini membuat mereka kelihatan agak tidak bisa ditebak bagi mereka yang memiliki sifat lebih pendiam. Saat sungguh-sungguh penting, Anda bisa mengandalkan mereka seratus persen. Sebagai pasangan, mereka kreatif, bergerak cepat, dan imajinatif – asalkan pasangan mereka tahu bagaimana membuat mereka terpesona. Mereka nyaris tidak bisa tahan dengan kebosanan atau rutinitas dalam suatu hubungan. Mereka sama sekali tidak menyukai konflik; jika sebuah hubungan jadi membutuhkan terlalu banyak ketahanan atau upaya, mereka cenderung menarik diri dari hubungan tersebut dan mulai mencari pasangan baru. Namun demikian, jika Anda berhasil terus menyalakan rasa ingin tahu mereka dalam jangka panjang dan memberi mereka kejutan dari waktu ke waktu, Anda akan mendapatkan pasangan yang setia dan penuh cinta. 



dari dulu sampee sekarang ga berubah-ubah ya. mesti kebagian tipenya yang nyerempet-nyerempet sama satu ini ._.

Rabu, 17 Agustus 2011

A Relationship, there is a choice and chance, that we often don't realise which one either the choice or the chance.
"Puncak dari cinta manusia kepada pasangannya dinamai oleh Al Quran: Mawaddah. Mawaddah adalah kosongnya jiwa dari segala yang buruk sehingga betapapun buruk yang dicintai, hati tidak pernah melihat keburukannya itu. Betapapun buruk kelakuannya, hati telah kosong dari segala keburukannya sehingga yang buruk pun dilihat sebagai kebaikan. Itulah makna mawaddah dan itulah yang harus diperjuangkan bagi mereka yang menjalin cinta kasih."  (M. Quraish Shihab)
Mencintai dengan Cara yang Sempurna
http://viroevilo.tumblr.com/post/9048619786/kuntawiaji-strangers-again-puncak-dari